KALIMANTAN SELATAN
Presentasi Dapodik Prov.Kal Sel
Kondisi Perkembangan Dapodik Provinsi Kalimantan Selatan sampai jam 21.wita
Kondisi Dapodik Provinsi Kalimantan Selatan
roses pendataan NISN sampai sekarang dalam tahap editing dan upload, hanya 3 kabupaten yang aktif yaitu kab Tabalong,Kab,Hulu Sungai Tengah dan Kabupaten Banjar yang setiap hari melaksanakan Upload untuk kab lain uploadnya tersendat sendat, direncanakan selesai lebaran akan kita gerakan para mahasiswa D3TKj kita pedayakan untuk percepetan dapodik.
Kabupaten Kabupaten yang aktif dalam upload data yaitu Kabupaten Tanah Bumbu, Kab Tanah Laut, Kab Tabalong ,Kab.Banjar,Kab.Hulu Sungai tengah sedang yang lain mengalami ke mandekan namun datanya sudah 90 % adalah kabupaten Hulu Sungai Utara, kota Banjarbaru.
untuk jelasnya akan kita bikin rekap perkembangan Dapadik disetiap Kabupaten Kota .
Kondisi Dapodik Kabupaten Banjar
Kondisi Dapodik Kabupaten Banjar sampai Tanggal 27 Oktober 2007 mencapai 40 % atau 35451 siswa dari target 89479 siswa. melihat kondisi belum menncapat 50 persen,kami pedamping melakuakn pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten tanggal 25 Oktober 2007 membahas langkah langkah percepatan,adapun langkah yang diambil membuat surat edaran kesemua sekolah-sekolah yang belum ngumpul khususnya sekolah dibawah binaan Departemen Agama.MI/MTs dan MA yang cukup banyak di kabupaten Banjar.
Langkah selanjutkan akan melibatkan Mahasiswa D3TKj untuk pengamblan data dan edit data yang sudah masuk diharapkan akhir bulan Nopember sudah bisa mencapai 70%.
Dapodik Kabupaten Barito Kuala
Kondisi Dapodik Kab.Barito Kuala sampai sekarang tanggal 11 Oktober 2007 baru 17 % dari total Komitmen 52 ribu siswa, permasalahan yang dihadapi yan kita temui di lapangan antara lain :
1. Data masih dalam bentuk manual perlu di entry ulang
2. Tenaga untuk mengupload masih kurang dan masih di sibukan dengan kegiatan lainnya.
sesuai dengan kesepakatan dengan pedamping ICT , tanggal 11 Oktober 2007 , kita training operator NISN dari nsur Bagren dan D3TKJ ,selama sehari . Untuk Data yang masih manual entry data dilakukan dengan menggunakan peralatan scanner sehingga mempercepat entry data yang sudah terkumpul 100 %.
semua kegiatan entry dan upload akan di lakukan Mahasiswa D3tkj sebanyak 7 orang yang di kerjakan di Dinas Pendidikan Kabupaten BArito Kuala. sampai sekrang data yang sudah siap di upload adalah Data Siswa Madrasah Ibtidyah ,MTs dan MA, untuk Sekolah Umun dalam tahap peng editan.
Target penyelesaian pekerjaan akhir Oktober 2007 semua sudah ter upload semua data.
Kegiatan Upload NISN Di Provinsi Kal sel
Kegaitan Upload Da NISN untuk Provinsi Kalimantan Selatan sduah dimulai lagi tanggal 22 Oktober 2007 , dengan perincian sebagai berikut :
Kab.Hulu Sungai Selatan 17 sekolah = 1.035 siswa
Kota Banjarmasin 27 sekolah = 3665 siswa
kab banjar 13 sekolah 1767 siswa
kab Tabalong 7 sekolah 810 siswa
Kab Tanah Bumbu 9 sekolah 1593 siswa
Kab Tanah Laut 16 sekolah 3000 siswa
Kab Barito Kuala 14 sekolah 1412 siswa
jadi total terupload pada tanggal 22 Oktober 2007 sebnayak 102 sekolah dengan jumlah siswa 13269 siswa
kegiatan upload data terus dilaksanakan dan kabupaten kabupaten yang masih presentasi data siswanya, kurang 10 % . Bagi operator di dinas kab kota di bimbing untuk melakukan uplaod data dan di bantu leh siswa D3TKJ
DATA NISN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
kegiatan pendataan NISN di Provinsi Kalimanatn Selatan , sampai akhir Bulan Februari 2008 mencapai 80 persen atau 512522 siswa dari target 688601 siswa,kabupaten-kabupaten yang sudah 100 persen diantaranya kabupaten Tabalong, Kab.Tanah Laut dan kab Balangan sedang untuk kabupaten diatas 90 Persen diantaranay KabupatenTapin, Kab Hulu Sungai Utara, Kab Tanah Bumbu dan Kota Banjarbaru.Untuk kabupaten yang masih di bawah %0 persen adalah Kabupaten Banjar dan kab Hulu Sungai Selatan.
kegiatan pendatan NISn masih berlansung sampai saat khususnya di KOta Banjarmasin dan Kota Banjarbaru, Kab Hulu Tengah
diharapkan akhir Maret sudah mencapai 90 persen data yang masuk,kemdalanya adalah proses pengambilan data dari sekolah sangat lambat dan ada beberapa kabupaten yang koneksinya terganggu
